Selasa, 31 Januari 2012

Kejutan dari Kucing



Entahlah kenapa akhir2 ni aku berubah menjadi sedikit sensi ketika hewan yang kata kebanyakan orang lucu, imut, dan menggemaskan (apaan si? -,- ) ini berjalan atau bahkan sekedar tiduran di depan mataku.

Bagaimana tidak, masih terbayang dengan jelas peristiwa memilukan saat aku bersama temanku yang saat itu sedang bersantai di kamar kosku.

Peristiwa itu terjadi saat liburan Natal setahun lampau (2011 maksudnya, hehe). Disaat teman-teman yang lain sedang asyik mudik dan bertemu sanak family, aku malah di hadapkan pada suatu keadaan yang sama sekali tak pernah terbayangkan sebelumnya (complicated kie).

Masalah itu bermula ketika seekor kucing liar tiba-tiba muncul dan entah kenapa akhirnya menjadi penghuni tetap kosku. Awalnya semua berjalan biasa saja, mungkin hanya masalah-masalah kecil yang timbul dengan datangnya kucing ini, hingga suatu ketika masalah besar itu muncul yang membuatnya tidak kembali lagi ke kos sampe dengan sekarang (baca : dibuang).

Begini kejadiannya :

Di siang hari yang cerah aku dan temanku sedang bersantai di kamarku. Tiba-tiba kami berdua mendengar suara gemuruh yang datang dari atap. Akupun menengok sekilas dan kembali pada rutinitasku sebelumnya, karena aku pikir bahwa suara itu adalah suara tikus yang lewat atau mungkin suara cicak yang sedang berlarian (tidak masuk akal).
Namun ternyata dugaanku salah, karena beberapa menit kemudian muncullah dari balik atap seekor kucing liar yang kemudian berlari cepat dan membuatku menjadi sangat shock dan ga karuan.

Ya, kucing itu telah membuat atap kamarku rusak karena tingkahnya yang berlari-larian tanpa rasa bersalah sedikitpun (dasar --“)
Bukan hanya itu saja si kucing yang juga ga bertanggung jawab ini telah membuat kamarku yang kotor menjadi sangat kotor karena banyak kotoran yang jatuh dari atap, yang jumlahnya melebihi kuota dan membuatku menjadi matirasa.

Benar- benar sangat memilukan, hewan yang katanya lucu itu bisa mengeluarkan kotoran yang sangat bau yang membuat kamarku menjadi perpaduan antara kapal pecah dan kebun binatang.

Seharian ku habiskan untuk bersih-bersih. Ngepel sana ngepel sini, cuci ini cuci itu. Ah, benar-benar hari yang tak dapat aku lupakan.

“Makasih ya kucing, buat kejutannya hari ini, -,-” Ucapku dalam hati (nyesek)

0 komentar:

Posting Komentar